Tuesday, September 24, 2013

Moccacino

Selamat pagi dunia.. !
Haha.. ya.. hari ini aku kembali memulai rutinitasku untuk mencoret-coret kembali blogku yang sudah tak terjamah lagi oleh tangan usilku.
Begitu banyak waktu yang kulalui tanpa curhatan ataupun cerita di tempat ini..
Waktu bergulir begitu singkat dan terasa sulit sekali untuk di taklukan..
Otakku terus mencari cara bagaimana aku menghadapi esok hari dan esok harinya dan esok harinya lagi.. 
Aku menikmati hidupku, namun aku juga terbebani dengan caraku menikmati hidup ini..
Terlalu banyak angan yang ingin aku raih, terlalu banyak mimpi yang menyekap otakku..
Satu persatu aku dapatkan dengan tanpa kekurangan..
Namun satu persatu juga runtuh karena asa ku  tak begitu mampu menampung beban yang menghadang..
Kopi ?
Aku sangat suka sekali..
Aromanya mengundang hasratku untuk bercumbu dengannya, menikmati waktu bersama..
Hanya aku dan kopi..
Pagi ini, mataku tak mau terbuka sedikitpun.. 
Penat yang aku alami semalam, kini membuatku tak mau terbangun..
Namun hidup harus berlanjut, begitu banyak tugas dan kewajiban menanti di awal hari ini..
Tak akan ada hari esok, jika tak ada hari ini.. jika aku ingin segera menemui hari esok, aku harus mampu melewati dan menaklukan hari ini..
Singkatnya, aku terpaksa bangun dan bergegas memulai rutinitasku..
Ku seruput kopi kesukaanku..
Moccacino, rasanya begitu mendamaikan.. 
Aromanya memancing otakku untuk bekerja kembali..
Tidak sepahit kopi hitam, yang begitu kuat..
Membuat candu yang tak terhindarkan..
Moccacino.. hanya aku dan kamu yang menikmati pagi ini.
Read More

Monday, September 9, 2013

Rapuh

Karena, singgah di hatimu itu begitu sulit
Karena, aku tak sekuat baja yang meski terbanting dan terpukul tidak akan patah..
Karena, hatiku serapuh daun kering yang terkena angin..
Ikut terbang saat angin bertiup pelan..
Lalu, harus berbuat apa?
Salah si cupid cinta yang menembakan panah asmara kepada orang yang tak mudah aku jangkau bahkan aku raih..


Read More

Wednesday, September 4, 2013

Berpasrah

Malam ini aku berdoa kepada Tuhan..
"Tuhan..
Jangan buat rumit perasaanku, sesungguhnya  Engkaulah yang paling tahu tentang isi hatiku..
Tuhan..
Jika perasaan ini hanya terbuang sia-sia, maka lekas hapuskanlah
Dan Jika..
Perasaan ini suatu saat terbalaskan, pertemukanlah kami pada tempat dan waktu yang tepat
Yang Engkau telah rencanakan.."

Dan malam ini pula.. 
Aku kembali di pertemukan padamu.. pada mimpi yang berulang-ulang..
Read More
Powered by Blogger.

Translate

My photo

semua berawal dari mimpi, semua berakhir dengan mimpi.

Blog Archive

Teman